EtchnoContempo from Riau Rhythm Project 2013

EtchnoContempo dipilih sebagai formula untuk gagasan-gagasan konsep pertunjukan berjudul “Song from Rural” yang di compose oleh Rino Dezapaty selaku director Riau Rhythm Chambers Indonesia.

Berjumlah anggota 8 orang yang masing-masing musisi mempunyai skill multi instrument ini, mengadaptasi hampir 80% kekayaan tradisi lokal melayu. Peristiwa-peristiwa sejarah budaya dari seni tutur sastra lisan hingga pola dan pattern calempong, gendang panjang, gendang joget, serunai, suling, gong, gambus dan lain sebagainya mixed dalam setiap karya EtchnoContempo ini.

Karya pertama berjudul hoyak tacobuar, ini merupakan karya recycle dari RRCI 2004 di re-compose dengan sastra lisan botimang kampar kiri dan nondong asal kampar kanan menjadi satu bagian seni pertunjukan yang terasa suasana pedesaan.

Karya kedua berjudul nandung sitalang, asal mula dari mantera suku asli pedalaman talang mamak indragiri hulu. Nandung dari sastra lisan indragiri dan mantera bulian dalam pertunjukan menjadi akar yang kuat untuk pemahaman tentang kepercayaan nenek moyang suku talang mamak.

Karya ketiga berjudul denting, dentang, dentum. Ini apresiasi terhadap instrument 3 gambus yang terpola dan mengadaptasi gaya calempong serta berdialog 3 gambus menjelaskan berbual dan berbicara merupakan kunci dari sebuah informasi yg menceritakan konsep-konsep kebudayaan.

Karya terakhir berjudul ritual lukah gile, mantera dari pesisir ini merupakan pemanggilan penunggu laut agar masuk kedalam lukah untuk bisa bermain bersama pawang, agar jangan terjebak di dalam lukah. Dinamis, artikulasi yang jelas menambah ritmis-ritmis cepat pengantar mantera.

Kelompok ini di dukung 8 pemain serta pengarah : tuan Al azhar budayawan dan ketua harian Lembaga adat melayu, O.K Pulsiamitra kepala tan budaya provinsi riau, Yoserizal Zein kepala museum riau. manager produksi : hari sandra hasan director malay music institute riau penyelenggara 1- 9 riau hitam putih international world music festival. Road manager : astrianitha zaenal, Musisi Pendukung :

1. Rino dezapaty
2. Cen putra yanis
3. Aristofani fahmi
4. Tito aldila
5. Viogi rupiyanto
6. Reizki habibulah
7. Violano
8. Fitrah giring

Konser berikutnya pada sabtu tanggal 15 november pukul 14.00 wib di gedung teater Salihara pasar minggu, jakarta selatan.

20131110-131234.jpg

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s